Jumat, 28 April 2017

AIR TERJUN RAMPAH TUMAUNG



Air Terjun Rampah Tumaung adalah sebuah air terjun yang terletak di Kampung Batu Kambar, Desa Hinas Kiri, Kec. Batang Alai Timur, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Air Terjun  Rampah Tumaung terdiri dari 2 tingkat, tapi yang lebih di kenal adalah bagian tingkat yang ke 2. Tinggi air terjunnya mencapai ± 10 meter, dan lebarnya sekitar ± 7 meter. Sedangkan tingkat yang teratas ketinggiannya sekitar ± 5 meter.  Untuk memotret air terjun ini dari jarak dekat tidaklah mudah, karna banyaknya embun yang beterbangan. Alangkah baiknya jika mengambil sedikit jarak lebih jauh untuk mendapatkan foto yang bagus agar tidak terkena embun.


Di tempat ini juga ada di sediakan sebuah pondok kecil pada bagian atas tebing sekitar Air Terjun Rampah Tumaung. Berguna sebagai tempat bernaung dan melindungi barang-barang dari hujan jika sewaktu-waktu terjadi hujan. Untuk menuju ke sini dapat di lalui dari 2 jalur, yaitu jalur Desa Hinas Kiri (Kec. Batang Alai Timur) atau jalur Desa Datar Ajab (Kec. Hantakan). Namun yg paling umum adalah melalui Desa Hinas Kiri, jarak yang di tempuh dari gerbang objek wisata sekitar 2 km. Sedangkan waktu yang di perlukan sekitar 1-2 jam dengan berjalan kaki (trekking).


Info Perjalanan :
Barabai ke Birayang :
  • Start dari Simpang Tiga Mandingin.
  • Terus lurus ke arah Kota Paringin / Kota Tanjung.
  • Melewati desa Kubur Jawa dan desa Kapar.
  • Setelah sampai di pertigaan desa Kapar, pilih arah lurus menuju desa Birayang (jika ke kiri menuju Kota Paringin / Kota Tanjung).
  • Melewati desa Banua Rantau dan desa Lok Besar.
  • Memasuki desa Birayang.
  • Terus lurus hingga menemukan pertigaan yg di tengahnya ada Tugu, pilih arah ke kiri (jika ke kanan menuju ke Kecamatan Batu Benawa)
Birayang ke Batu Tangga :
  • Setelah sampai di perempatan Pasar Birayang, pilih arah ke kanan menuju ke Batu Tangga (jika lurus menuju Kecamatan Limpasu, jika ke kiri menuju Pasar Birayang).
  • Melewati desa Birayang Timur – Wawai –Wawai Gardu – Labuhan – Batu Tangga.
  • Melewati Bendungan Batang Alai / Bendungan Batu Tangga.
  • Nanti ada pertigaan, tetap  pilih arah lurus menuju desa Tandilang (jika ke kiri menuju desa Nateh).
Batu Tangga ke Hinas Kiri (Batu Kambar) :
  • Melewati desa Tandilang dan desa Atiran.
  • Tiba di desa Hinas Kiri (Batu Kambar).
  • Di sebelah kanan jalan nanti ada jalan yang tidak beraspal dan ada penunjuk arahnya ke Air Terjun Rampah Tumaung.
  • Telusuri jalan tersebut hingga menemukan tempat parkir.
  • Harga parkir di kenakan biaya Rp.5.000,- per motor.
Menuju lokasi :
  • Di lanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 1-2 jam.
  • Di sebelah kiri jalan nanti ada penunjuk arahnya ke Air Terjun Rampah Tumaung, belok ke situ.
  • Nanti akan menemukan cabang jalan seperti huruf “Y” terbalik, tetap pilih lurus (jika ke kanan menuju ke jalan utama (pemukiman penduduk).
  • Mungkin nanti ada terdapat beberapa cabang jalan lagi, tetap pilih arah lurus.
  • Terus lurus hingga melewati 4x tempat duduk / tempat peristirahatan.
  • Melewati Jembatan Cinta.
  • Di tempat peristirahatan yang terakhir ada gerbang yg tertulis ± 500 meter lagi menuju Air Terjun Rampah Tumaung, masuk ke situ.
  • Terus lurus, jalannya semakin menurun.
  • Melewati gerbang kecil.
  • Tibalah di sungai dan melewati bebatuan.
  • Terus lurus mengikuti sumber arus sungai.
  • Tibalah di Air Terjun Rampah Tumaung.


My Diary / My Story :

Kali ini kita pergi dengan jumlah 7 orang : aku, Udin, Iki, Jumadi, Khaidir, Karim, dan Nurdi (temennya Karim). Awal rencana kita akan pergi sekitar jam 8 pagi karna Karim dan Khaidir sedang ada urusan sore harinya. Namun tetap saja jadwalnya kepeleset menjadi jam 9 pagi :D. Kita setuju pagi harinya untuk berkumpul di sekitar SPBU Mandingin. Karim, Nurdi, Khaidir, dan Iki udah stand by di sana, hanya aku, Udin, dan Jumadi yg agak telat :D. Waktu itu aku sedang ganti oli motor dibengkel, tapi karna tergesak2 motornya aku tinggal dulu dahh, kemudian langsung ikut Udin :D. Next.. keberangkatan di mulai dari jam 9 dengan aku ikut Udin, Karim ikut Nurdi, Iki, Jumadi, dan Khaidir bawa motor masing2 :D. Karna Karim yg ngajakin, jadi dia yg berperan sebagai penunjuk arah. Sebelumnya Karim memang udah pernah kesini, jadi kaga ribet lagi kalau mau ke tempat tujuan :D. Sesampainya di desa Hinas Kiri, menuju jalan masuk ke tempat parkir kita menemukan sebuah kios. Jadi kita beli persediaan air dan pangan dulu karna waktu perjalanan di perkirakan sekitar 1 jam. Next.. Kita tiba di tempat parkir dan saling menunggu kawan2 yg masih shoping di kios :D. Kata Acil di sini kalau mau parkir harus bayar  muka seharga 5 rebo per orang dan 5 rebo per motor. OK dahh !! kaga ape2 lah :D. Next.. Kita lanjutkan dengan berjalan kaki mengikuti langkah Karim :D.

Karna Karim udah pernah ke sini, jadi dia jalan tanpa istirahat, yg di belakang malah kewalahan ngikutin :( . Setelah tiba di tempat peristirahatan yg pertama baru kita break :D. Next.. Kita lanjutkan lagi perjalanan, setelah sampai di tempat peristirahatan yg ke 2 kita bertemu dengan rombongan lain, sedikit bersapaan kita lanjutkan lagi perjalanan :D. Waktu di tengah perjalanan ada pohon yg tumbang, disini kita break dulu sambil eksis2 :D.  Tak lama kita ketemu sama rombongan anak2 kecil yg balik dari Air Terjun Rampah Tumaung, sepertinya mereka sedang mengadakan acara masak2an di sana, terlihat sekali dari beberapa barang yg mereka bawa, seperti panci, beras, tikar, dll. Di sini kita sedikit becandaan sama anak2 kecil yg lewat, kalau Udin mahh gadis2 kecil masih aja di rayu2, haha.. :D. Next.. setelah istirahatnya selesai kita lanjut lagi, semakin lama mulai melelahkan, akhirnya kita menemukan pancuran air bersih dan jernih dari aliran gunung di sekitar pepohonan. Airnya ternyata bisa di minum, malah lebih dingin dan segar dari air minum bawaan yg kita beli :D. Mungkin tempat ini sengaja di buat bagi para petualang yg memerlukan air minum saat kehabisan air :D. Next.. Kita lanjutkan lagi perjalanan, karna perjalanannya makin lama makin melelahkan, akhirnya aku, Iki, Jumadi, dan Khaidir break dulu sebentar. Sementara Karim, Nurdi, dan Udin masih tetap lanjut tanpa istarahat. Dan tibalah mereka di tempat peristirahatan yg ke 3 sambil menunggu yg lain tiba. Setelah semua tiba kita break lagi sambil eksis2 :D. Di sini kita breaknya agak lama sampai2 rombongan yg lain tadi mendahului kita sambil bersapaan sejenak :D.


Next.. kita lanjutkan lagi perjalanannya, bisa di bilang kali ini aku yg paling lambat karna sudah sangat kelelahan, tak lama tibalah aku di tempat peristirahatan yg ke 4. Di sini ada gerbang dan tulisannya kalau Air Terjun Rampah Tumaung sekitar 500 meter lagi. Akhirnya hati mulai lega karna sudah ada petunjuk jaraknya :D. Tak ape2 lah istirahat lagi di sini, di sini kita ketemu lagi sama rombongan yg lain tadi, sempat becandaan dan ngobrol2 sebentar sebelum semuanya pada lanjut lagi :D. Setelah semua udah pergi, tinggal aku dan Iki aja lagi yg hobi selfie2 di sini :D. Lumayan lah dapet foto gerbang yg jaraknya 500 meter, xixixi.. :D. Next.. lanjut lagi sekitar 500 meter jalan yg menurun hingga tiba di sungai. Selanjutnya kita melewati sungai yg di penuhi bebatuan walaupun masih bisa lewat tepinya :D. Tak berapa lama di depan mata mulai terlihat pancuran air yg sangat besar :0. Tibalah kita di Air Terjun Rampah Tumaung dan letakin barang2 di sekitar bebatuan. Setelah itu kita makan2 cemilan sebentar kemudian baru ke babak akhir pengeksisan :D.

Di sini agak susah kalau foto2 terlalu dekat dengan air terjunnya. Karna banyak embun beterbangan yg bisa bikin lensa kamera jadi basah dan blur. Jadi harus sedikit agak jauh kalau mau ngambil foto :D. Di sini sebagian dari kita ada yg mandi, berenang, dan terjun dari ketinggian Rampah Tumaung :D. Ada juga yg eksis2 sendiri,  ada yg cuma makan2 aja, ada juga yg sibuk ngurus background kamera :D. Setelah waktu udah menunjukan sekitar jam setengah 3 sore, kita akhirnya memutuskan untuk pulang, tapi tak lupa eksis2 bareng sama rombongan yg lain tadi :D. Datangnya sama2, pulangnya juga harus sama2, walaupun di tengah2 perjalanan terpisah2... Xixixi.. :D. Tak lama kemudian hujan mulai datang mengguyur kita, tapi masih untung ada tempat berteduh walaupun sempit, sebagian besar dari kita udah basah2an :D. Next.. setelah hujan berhenti kita lanjutkan perjalanan. Waktu di perjalanan pulang aku jalannya agak pelan, di tambah aku ketagihan sama air di pancuran tadi, jadi mungkin sekitar 1 km aku ketinggalan dari yg lain.. :D. Terus berjalan sendiri, sebenarnya rombongan yg lain tadi masih ada di belakang,  tapi mungkin mereka agak lamban jalannya karna tidak sedang di kejar waktu, batang hidung mereka pun juga kaga keliatan. Kaki ini pun terus melangkah hingga ketemu sama seorang warga yg sedang mencari dedaunan, warganya juga bawa parang (senjata tajam), memang agak seram dalam keadaan yg sendirian, tapi kita sempat bersapaan sejenak :D. Karna warganya terlalu cepat jalannya akhirnya ketinggalan lagi dahh sendirian, xixixi.. :D.

Next.. tibalah aku di pemukiman warga, di salah satu serambi rumah warga mereka sedang menunggu aku yg telat datang :D.  Setelah semua berkumpul kita ngobrol2 dulu sama warga sini sambil kirim2an foto dan istirahat sejenak. Tak lama hujan datang lagi, padahal waktu udah menunjukkan sekitar jam 4 sore, sementara Karim dan Khaidir ada urusan sore ini. Tapi untung hujannya kaga lama, kita bersih2 dulu di kran air yg sudah di sediakan, kemudian baru pulang :D. Waktu di perjalanan hujan datang lagi, aku dan Udin berteduh sebentar di gardu sekitar desa Batu Tangga. Tapi yg lain main terobos aja sambil basah2an, akhirnya ikut2an aja dahh.. :D. Setelah Udin nganterin aku ke bengkel ngambil motor, dia langsung pulang :D. Setibanya di rumah, ternyata Jumadi udah nungguin aku, dan Ervan juga ada, tak lama tibalah Iki. Ternyata masih ada urusan yg belum selesai, sepertinya ada foto2 yg masih belum terkirim, xixixi.. :D. Santai2 aja dahh sambil menunggu hujan reda dan makan2 gorengan :D.


Foto - foto kami saat di Air Terjun Rampah Tumaung :





















1 komentar: