Rabu, 20 September 2017

AIR TERJUN RIAM BARAJANG

Air terjun Riam Barajang adalah sebuah air terjun yang terletak di desa Loklahung, Kecamatan Loksado, Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Air Terjun Riam Barajang merupakan air terjun yang masuk dalam kawasan Balai Adat Malaris. Air Terjun Riam Barajang merupakan sebuah air yg mengalir di bebatuan seperti bekas bendungan dan bagian bawahnya tidak terlalu dalam. Air terjun ini tingginya memang tak seberapa, namun debit airnya lumayan deras seperti sebuah seluncuran. Karna bentuknya yg condong maka bagian batu di air terjun ini dapat di panjat hingga menuju ke bagian atas air terjun. Air Terjun Riam Barajang jika di lihat dari samping memang kurang menarik, namun jika di lihat dari depan akan lebih menarik. Jalan menuju air terjun ini tidak menguras banyak waktu dan tenaga jika menggunakan kendaraan roda dua karna letaknya berada di pinggiran jalan menuju desa Loa Panggang. Suasana di sekitar sini masih tergolong ramai dan aman karna letaknya sangat dekat dengan pemukiman warga.



Info Perjalanan :
Barabai ke Kandangan :
  • Start dari perbatasan Kota Barabai-Kandangan (Kabupaten HST-HSS).
  • Terus lurus menuju arah Kota Kandangan.
  • Melewati desa Bamban Utara – Bamban – Bamban Selatan – Angkinang – Angkinang Selatan – Pakumpayan – Bakarung – Gambah Luar.
  • Nanti ada pertigaan seperti huruf “Y” pilih arah ke kiri.
  • Terus lurus melewati Waterboom Kandangan dan Terminal Bus Kandangan.
  • Ketemu lagi pertigaan di tengahnya ada Bundaran Ketupat, pilih arah sebelah kiri menuju Loksado (jika ke kanan menuju Kota Kandangan).
Kandangan ke Loksado :
  • Ada perempatan lagi pilih arah sebelah kiri menuju Loksado (lurus menuju jalan alternatif ke Kota Rantau, kanan menuju Kota Kandangan).
  • Terus lurus melewati desa Karang Jawa Muka – Karang Jawa – Kaliring – Jembatan Merah – Padang Batung – Batu Bini.
  • Melewati Gunung Batu Bini.
  • Ada pertigaan seperti huruf “Y”, pilih arah ke kanan (kalau sebelah kiri menuju Desa Madang/Tayub).
  • Melewati  TMP Pusara Bakti Banua.
  • Melewati desa Mawangi.
Memasuki Kecamatan Loksado :
  • Melewati desa Halunuk – Panggungan – Lumpangi.
  • Terus lurus melewati tanjakan yg sangat tinggi, jalannya menikung ke arah kiri lalu ke kanan (bagi yg belum pernah kesini pasti terkejut :D)
  • Di sekitar desa Lumpangi jika ada pertigaan pilih arah lurus saja (jika ke kanan menuju arah ke Batulicin)
  • Terus lurus hingga sampai di retribusi pembayaran, untuk melanjutkan perjalanan harus membayar seharga Rp.5.000,-
  • Memasuki wilayah desa Hulu Banyu (desa Muara Hatip).
  • Melewati Wisata Graha Sungai Amandit di desa Muara Hatip.
  • Terus lurus melewati gerbang Wisata Pemandian Air Panas Tanuhi.
  • Melewati jembatan hingga ketemu pertigaan seperti huruf “T”, pilih arah ke kanan menuju desa Haratai (jika ke kiri menuju desa Ulang/Pemandian Air PanasTanuhi)
  • Melewati desa Tumingki dan desa Loksado (desa Urui).
  • Memasuki Gerbang Wisata Loksado
  • Hingga sampai di pertigaan seperti huruf “Y”, di depannya ada Pos Ojek, pilih arah ke kanan yg jalannya menurun.
  • Terus lurus hingga menemukan jembatan di sebelah kiri, jika ke sana menuju Air Terjun Haratai, pilih arah lurus.
  • Melewati Wisata Outbound.
  • Memasuki desa Loklahung.
Menuju Lokasi :
  • Nanti ada jembatan lagi di sebelah kiri jalan, kali ini jembatannya agak turun naik, belok ke situ.
  • Setelah jembatan, belok ke kiri menuju desa Loa Panggang (jika lurus menuju desa Kamawakan)
  • Dari sini sudah ada petunjuknya, kalau mau ke Air Terjun Riam Barajang terus lurus sekitar ± 700 meter lagi.
  • Melewati Balai Adat Malaris.
  • Parkir motor sebelum/dekat jembatan gantung.
  • Setelah melewati jembatan dari sebelah kiri akan kelihatan Air Terjun Riam Barajang.
  • Tibalah di Air Terjun Riam Barajang.


My Diary / My Story :

Kali ini kita pergi dengan jumlah 4 orang : Aku, Iki, Yadi, dan Jumadi. Menyambung kisah sebelumnya, setelah berkunjung ke Air Terjun Riam Hanai kita lanjutkan ke Air Terjun Riam Barajang. Rencana awalnya memang mau ke sini, tapi malah tempat ini yg jadi destinasi terakhir, hehe :D. OK dahh.. , karna waktunya masih sempat kita langsung pergi mendekati Air Terjun Riam Barajang, kebetulan pengunjungnya sekarang kaga banyak lagi :D. Sebenarnya di sini masih ada beberapa orang yg lagi eksis2, tapi Iki langsung naik ke bagian bebatuan air terjun, mungkin karna ada background yg terlalu bagus jadi orang2 malah pergi, xixixi.. :D . Bagus juga nihh cara, aku beri nama pengusiran dengan cara isyarat, xixixi.. :D . Next.. karna kaga ada orang lagi kita lanjut nyebur ke sini sambil eksis2. Kalau di sini air terjunnya kaga terlalu bahaya kalau di dekati, karna palungnya tidak dalam. Akhirnya makhluk2 kurang piknik ini terus bermain2 sambil eksis2 sampai akhirnya waktu yg mengingatkan, hahaha :D.

Karna waktu sudah menunjukan jam 5 sore, akhirnya kita bergegas bersiap2 untuk pulang. Sebelumnya ganti pakaian dulu di tempat yg sudah di sediakan. Tentu saja semuanya bawa pakaian ganti, rencana awal mau ke Waterboom, tapi gagal, hahaha :D. Tapi sepertinya Iki dan Yadi tetap ingin memakai pakaian yg basah saja :D. Setelah kita ganti pakaian ternyata ada sedikit permasalahan, karna kaga bawa kantong plastik jadi kaga bisa masukin pakaian yg basah dahh :(, terpaksa harus muter2 sekitaran sini buat nyari kantong plastik :(. Ada ketemu malah zonk kantong plastiknya :D . Setelah sekian lama, akhirnya ketemu juga robekan kardus dan tali, lumayan lah daripada kaga ada sama sekali :D. Akhirnya kita bungkus pakaian kita yg basah dengan robekan kardus dan tali :D. Karna permasalahan sudah selesai, akhirnya kita pulang menuju Kota Barabai.


Foto-foto kami saat di Air Terjun Riam Barajang :











Tidak ada komentar:

Posting Komentar