Kamis, 19 Januari 2017

DANAU BIRU NES12



Danau Biru NES12 adalah sebuah danau ex-tambang yang terletak di desa Pulau Pinang, Kec. Binuang, Rantau, Kabupaten Tapin.

Danau Biru NES12 merupakan danau bekas galian tambang yang sudah tidak terpakai lagi yang kini telah berubah menjadi salah satu keindahan alam. Airnya yang berwarna biru dan tenang mampu menyegarkan mata. Jika kita melihat danau ini dari sebuah foto airnya akan terlihat seperti es yang membeku, namun kenyataannya itu bukanlah es. Panorama pinggiran danau ini di kelilingi tanah-tanah yang tinggi sehingga terasa lebih menarik jika melihatnya dari atas.



Untuk masuk ke sini tidak di kenakan biaya karna tempatnya berada di pinggiran jalan, namun agak tertutup tanah yang tinggi, anda tidak akan menemukannya  jika tidak mengamatinya dengan baik. Walaupun danau NES12 memiliki keindahan yang menakjubkan serta tak begitu sulit untuk mencapainya, namun tetap harus waspada. Karna danau ini merupakan bekas galian tambang yg kedalamannya bisa mencapai puluhan meter serta air di danau ini masih tergolong beracun karna mengandung zat asam dan belerang.


Info Perjalanan :
Kandangan ke Rantau :
  • Start dari Perbatasan Kabupaten Hulu Sungai Selatan – Tapin (Kandangan – Rantau)
  • Melewati desa Parandakan – Bataratat – Lokpaikat – Binderang.
  • Di sekitar desa Binderang ada pertigaan seperti huruf “Y” , pilih arah sebelah kanan (Jika ke kiri menuju ke Kecamatan Piani).
  • Melewati desa Bitahan.
  • Memasuki Kota Rantau Serambi Madinah.
  • Di sekitar Bundaran Dulang / Tugu Serambi Madinah ada perempatan, pilih arah sebelah kiri (jika ke kanan menuju Kecamatan Bakarangan, jika lurus menuju Pusat Kota Rantau).
  • Ada pertigaan, terus lurus (jika ke kanan menuju Pusat Kota Rantau).
  • Melewati Stadion Datu Muning dan Kolam Renang Galuh Diang Bulan.
  • Ada perempatan terus lurus (jika ke kanan menuju Pusat Kota Rantau, jika ke kiri menuju ke Kecamatan Piani).
  • Jika ada persimpangan jalan lagi tetap pilih arah lurus.
Rantau ke Binuang :
  • Memasuki Kecamatan Bungur.
  • Di sekitar desa Bungur ada pertigaan yg di tengahnya ada bundaran, tetap pilih arah lurus (jika ke kanan menuju Pusat Kota Rantau).
  • Melewati desa Banua Padang Hilir dan desa Banua Padang.
  • Melewati Simpang Tiga Tirik / Taman Tirik.
  • Melewati desa Purut.
  • Memasuki Kecamatan Tapin Selatan.
  • Melewati desa Harapan Masa – Sawang – Tambarangan – Rumintin – Suato Tatakan – Tatakan.
Memasuki Kecamatan Binuang :
  • Melewati desa Pulau Pinang Utara.
  • Tiba di desa Pulau Pinang.
  • Sebelum Rumah Makan Pulau Pinang ada pertigaan di sebelah kiri jalan, belok ke situ.
Menuju lokasi :
  • Masuk sekitar ± 2 km.
  • Jika ada pertigaan di sebelah kiri jalan, tetap pilih arah lurus.
  • Jika ada tanah yang agak tinggi dan di tumbuhi rumput-rumput di kiri dan kanan jalan sebelum melewati jalur tambang, di sekitar sinilah Danau Biru NES12 nya.
  • Parkir kendaraan di pinggir jalan dan coba naik ke tebing yang agak tinggi di sebelah kiri jalan.
  • Tibalah di Danau Biru NES12.



My Diary / My Story :

Kita ke sini pergi dengan jumlah 4 orang : Aku, Yadi, Jumadi, dan Udin. Kita ke sini setelah balik dari Danau Biru Binuang. Setelah kita puas foto2 di Danau Biru Binuang, kita menuju ke Danau Biru NES12. Rencana awalnya memang kesini, hanya saja Udin tadi mengira kalau Danau Biru Binuang adalah Danau Biru NES12 :D. Next.. karna Yadi dan Jumadi udah pernah ke sini mereka yg pimpin jalannya :D. Aku tidak mengira kalau Danau Biru NES12 terlidung oleh gumpalan tanah dan rumput yang tinggi dari pinggiran jalan, apalagi di sekitar sini kaga ada sinyal GPS, jadi kaga bisa liat google map :( .

Karna sudah sampai kita langsung mulai acara eksis2 nya :D. Ada juga orang yg mengunjungi Danau Biru NES12 dari mereka kebanyakan cewek2, tapi berada di bagian pinggir danau yg lain, anggap saja di seberang :D. Waktu itu mereka sedang selfie2, ketika ada salah seorang cewek baru datang, tiba2 salah seorang cewek mencari tempat persembunyian di balik gumpalan2 tanah yg tinggi, mungkin ini adalah sebuah permainan untuk mengerjai seseorang :D. Permainan berlangsung cukup lama, tapi yg terjadi adalah Udin malah nunjuk2 persembunyian tuh cewek dari jarak jauh, ketahuan dahh, gagal ngerjain temennya haha... :D.

Next.. Karna tuh cewek2 udah pulang kaga ada hiburannya lagi :D. Sebelum pulang kita santai-santai sejenak dulu dengan memakan sisa persediaan yang di bawa, hanya tinggal mie 1 bungkus dan air mineral 1 botol untuk empat orang :D. Memang kaga banyak moment yg ku ceritakan di tempat ini, karna waktu kita terbatas dan kebanyakan di isi dengan kegiatan berfoto-foto :D

Setelah acara makan2 selesai kita pulang menuju Kota Barabai. Namun di perjalanan ada masalah, waktu itu karna banyak transportasi yg lewat Yadi agak lama untuk menyeberang, sementara HP Yadi aku yg pegang. Udin yg membawa motornya dengan kecepatan lumayan tinggi tiba-tiba di jalan tool Kandangan mengalami mogok total, entah apa yg terjadi. Hari sudah hampir maghrib, tapi untung ada Jumadi yang masih di belakang, kita akhirnya tertolong :D. Udin tiba-tiba pinjam motor Jumadi buat dorong motornya, sementara aku ikut Udin dengan motor Jumadi dan Jumadi naik motor Udin, benar-benar situasi yg sulit. Setelah sampai di bengkel yang sudah tutup, kita mencoba untuk meminta tolong, tapi apalah daya ini bukan jam kerja orang lagi. Ada saran dari acil kios yang berada di samping bengkel kalau ada bengkel yang lain lagi selain ini, kali aja bisa bantu. Akhirnya Udin pinjam motor Jumadi untuk kesana, sementara aku dan Jumadi nungguin di bengkel dekat kios tadi. Padahal HP Yadi masih di tangan aku, kata Jumadi dia udah duluan tadi sambil ngebut, jadi kaga ngeliat kita yg dorong-dorongan motor :(.

Setelah Udin balik ternyata bengkel yang di tunjukin acil kios tadi juga kaga bisa bantuin. Selanjutnya kita lanjutkan perjalan dengan cara yang tadi, cukup memakan waktu lama. Setelah tiba di sekitar rumah Iki di desa Tabudarat Hulu, kita berhenti sejenak, tapi buat apa juga di sekitar sini kaga ada bengkel, akhirnya kita lanjutkan lagi. Setelah sampai di sekitar Terminal Barabai ada juga bengkel yang buka, selamat dahh kita :D. Next.. Jumadi antar aku ke rumah, tiba sekitar jam 8 malam. Rencananya aku mau balikin HP Yadi ke rumahnya, tapi dia sendiri yang datang kerumahku. Akhirnya kita saling bercerita tentang permasalahan yang terjadi, ternyata dulu waktu Yadi ke Danau Biru NES12 juga pernah mengalami masalah dengan motornya di perjalanan :D


Foto-foto kami saat di Danau Biru NES12 :





















Tidak ada komentar:

Posting Komentar