Kamis, 23 Februari 2017

AIR TERJUN BAGANDAH / AIR TERJUN BATU GIPING



Air Terjun Bagandah / Air Terjun Batu Giping adalah sebuah air terjun yang terletak di desa Batung , Kec. Piani, Rantau, Kabupaten Tapin.
Air Terjun Bagandah adalah sebuah air terjun yang terletak di pinggiran Jalan Kandangan – Batulicin. Air terjun ini mungkin lebih di kenal dengan nama Air Terjun Bagandah, tetapi masyarakat setempat menyebutnya dengan nama Air Terjun Batu Giping. Air terjun ini di penuhi dengan bebatuan yang besar, sehingga kita bisa memanjat dan duduk-duduk di tengah air terjun untuk merasakan kesegarannya. Jika kita berada di bagian paling atas air terjun, maka pemandangannya akan terlihat seperti berada di atas bukit, yang di hiasi pemandangan jalan raya dan pepohonan. Karna air terjun ini lebih banyak di dominasi oleh bebatuan, biasanya pada musim kemarau airnya terlihat sedikit. Namun pada musim penghujan airnya akan terlihat deras.



Info Perjalanan :

Jalur Loksado :
Barabai ke Kandangan :
  • Start dari perbatasan Kota Barabai-Kandangan (Kabupaten HST-HSS).
  • Terus lurus menuju arah Kota Kandangan.
  • Melewati desa Bamban Utara – Bamban – Bamban Selatan – Angkinang – Angkinang Selatan –  Pakumpayan – Bakarung – Gambah Luar.
  • Nanti ada pertigaan seperti huruf “Y” pilih arah ke kiri.
  • Terus lurus melewati Waterboom Kandangan dan Terminal Bus Kandangan.
  • Ketemu lagi pertigaan di tengahnya ada Bundaran Ketupat, pilih arah sebelah kiri menuju Loksado (jika ke kanan menuju Kota Kandangan).
Kandangan ke Loksado :
  • Start Tugu Bundaran Ketupat.
  • Jika dari arah Kota Barabai pilih ke kiri, jika arah dari Kota Rantau pilih ke kanan.
  • Ada perempatan lagi pilih arah sebelah kiri menuju Loksado (jika lurus menuju jalan alternatif ke Kota Rantau, jika ke kanan menuju Kota Kandangan).
  • Terus lurus melewati desa Karang Jawa Muka – Karang Jawa – Kaliring – Jembatan Merah – Padang Batung – Batu Bini.
  • Melewati Gunung Batu Bini.
  • Ada pertigaan seperti huruf “Y”, pilih arah ke kanan (kalau sebelah kiri menuju Desa Madang/Tayub).
  • Melewati  TMP Pusara Bakti Banua.
  • Melewati desa Mawangi.
Memasuki Kecamatan Loksado :
  • Melewati desa Halunuk dan desa Panggungan.
  • Memasuki desa Lumpangi.
  • Terus lurus melewati tanjakan yg sangat tinggi, jalannya menikung ke arah kiri lalu ke kanan (bagi yg belum pernah kesini pasti terkejut :D)
  • Jika ada pertigaan di desa Lumpangi pilih arah sebelah kanan menuju Batulicin (kalau lurus menuju arah Loksado).
  • Melewati Jembatan dan Wisata Bukit Langara.
  • Terus lurus sekitar ± 14 km.
  • Memasuki Batas Wilayah Kabupaten Tapin (Desa Batung).
Menuju lokasi :
  • Terus lurus sekitar ± 15 km.
  • Jika nanti ada pertigaan, tetap lurus pilih jalan utama (jika ke kanan, menuju ke Kota Rantau)
  • Jika nanti ada pertigaan lagi, pilih arah sebelah kanan (Jika lurus menuju desa Belawaian).
  • Di sebelah kiri jalan nanti akan terlihat air terjunnya.
  • Tibalah di Air Terjun Batu Giping / Air Terjun Bagandah.

Jalur Piani :
Kandangan ke Piani :
  • Start dari Perbatasan Kabupaten Hulu Sungai Selatan – Tapin (Kandangan – Rantau)
  • Melewati desa Parandakan – Bataratat – Lokpaikat – Binderang.
  • Di sekitar desa Binderang ada pertigaan seperti huruf “Y” , pilih arah sebelah kiri (Jika ke kanan menuju ke Kota Rantau).
  • Memasuki Desa Bitahan Baru.
  • Ada perempatan, pilih arah ke kiri (Jika lurus atau belok kanan menuju ke Kota Rantau).
  • Jika ada pertigaan, tetap pilih arah lurus saja.
  • Melewati 2x jalur tambang.
  • Melewati Objek Tambang Bitahan Baru.
  • Ada pertigaan, pilih arah sebelah kanan (Jika ke kiri menuju Objek Tambang).
  • Melewati Kawasan Hutan Penelitian.
  • Ada pertigaan, pilih arah ke kiri (Jika lurus menuju Kawasan Hutan Penelitian).
Memasuki Kecamatan Piani :
  • Memasuki desa Baramban.
  • Ada pertigaan, belok kiri (jika ke kanan menuju Kecamatan Bungur).
  • Melewati jalur tambang yang sebelumnya ada bundaran.
  • Memasuki desa Miawa.
  • Ada perempatan pilih arah lurus saja.
  • Ada pertigaan seperti huruf “Y” pilih arah sebelah kiri menuju desa Batu Ampar (Jika ke kanan menuju desa Buniin Jaya).
  • Melewati Pusat Desa Miawa.
  • Melewati desa Batu Ampar – Pipitak Jaya – Mancabung – Harakit.
  • Walaupun nanti ada persimpangan jalan, tetap pilih arah lurus.
  • Tiba di desa Batung.
  • Memasuki Jalan Alternatif Kandangan – Batulicin, pilih arah ke kanan.
Menuju lokasi :
  • Terus lurus sekitar ± 10 km.
  • Jika nanti ada pertigaan di jalan besar, pilih arah sebelah kanan (Jika lurus menuju desa Belawaian).
  • Di sebelah kiri jalan nanti akan terlihat air terjunnya.
  • Tibalah di Air terjun Batu Giping / Air Terjun Bagandah.



My Diary / My Story :

Kali ini kita pergi dengan jumlah 5 orang : Aku, Yadi, Iki, Udin, dan Rifki. Kita kesini setelah datang dari Bukit Manggindang, akhirnya kita meneruskan perjalanan menuju desa Pipitak Jaya. Masih dengan menggunakan 3 motor, Aku ikut Udin, Rifki ikut Yadi, dan Iki bawa motornya sendiri. Menyambung kisah sebelumnya, sebenarnya kita mau nyari Bendungan yg di maksud warga sekitar sini tadi, tapi kaga ketemu2 :D. Di sekitar jalan yg menurun sekaligus menikung , lebih tepatnya di desa Pipitak Jaya kita menemukan banyak orang2 yg sedang berkumpul, ada beberapa pekerja proyek, dan beberapa mobil angkutan penumpang. Entahlah apa yg terjadi di sini, aku mengira ini bekas kecelakaan, tapi tidak ada tanda2 nya, jalan pun menjadi lumayan macet. Akhirnya aku dan Udin lolos duluan dari kemacetan dan menunggu di sekitar Plang yg menunjukan bahwa ini adalah tanah milik Suku Dayak Piani. Ada jalan tidak beraspal di sampingnya, aku sebenarnya ingin mengusulkan untuk memasuki jalan tersebut karna melihat ada beberapa orang yg masuk ke situ, mungkin saja di situ letak bendungannya. Tapi niat di batalkan karna sebelum aku berbicara yg lainnya udah pada tancap gas :( . Next... kita lanjutkan perjalanan, walaupun Yadi agak sedikit ragu dengan perjalanan ini karna ada beberapa persimpangan jalan, tapi kita tetap pilih arah lurus :D. Hingga akhirnya tiba di desa Mancabung dan ada penunjuk arah menuju Air Terjun Sungai Lucuk di sebelah kanan jalan. Memang Udin sering kelewatan kalau ada tempat-tempat yg di singgahi karna terlalu cepat bawa motornya, akhirnya kita putar balik lagi :D. Kita berdiskusi sebentar untuk memutuskan kemana selanjutnya kita harus pergi, tapi Udin kaga setuju menuju Air Terjun Sungai Lucuk,  ya udahlah, mungkin belum waktunya kita kesini :( .

Next.. , kita lanjutkan perjalanan hingga sampai di pertigaan Jalan Kandangan - Batulicin. Dari sini aku dan Iki mengalami sedikit perdebatan, aku memilih belok kiri, sementara Iki  memilih belok kanan. Ternyata aku yg salah, soalnya kalau ke kiri menuju jalan pulang lewat Loksado, bakalan kaga jadi ke air terjun yg jadi tujuan Yadi :D. Next... kita bisa sedikit lega karna jalannya udah luas dan lebar walaupun sedikit sepi :D. Karna udah tancap gas beberapa kilometer tapi kaga ketemu2 tuh air terjun, akhirnya kita memutuskan untuk bertanya terlebih dahulu. Pas banget tempat yg di singgahi warung kecil2an, akhirnya bisa beli minuman kayak Segar Sari dan sejenisnya, sekalian beli sosis karna perut udah mulai lapar :D. Di sini juga ada jual bensin, pas banget tenaga motor kita juga udah berkurang karena kehausan, sama seperti orangnya, haha.. :D. Kita santai2 sejenak dulu di sini sambil ngobrol2 sama acil dan paman yg ada di sini :D.  Aku coba tanya tentang Air Terjun Bagandah, kata acilnya orang2 di sini sering menyebutnya dengan nama Air Terjun Batu Giping, oke dahh terserah acil aja :D. Dan jaraknya dari sini sekitar 7 km lagi. Next.. setelah selesai acara santai2nya kita lanjutkan perjalanan. Saran aku kalau lewat daerah pegunungan sebaiknya jangan tutup helm dan kalau ada orang di pinggir jalan kasih senyum aja :) .

Setelah sekian lama mengendarai motor, tibalah di Air Terjun Batu Giping di pinggiran jalan :D. Ternyata airnya kaga deras, soalnya lagi musim kemarau :( . Karna udah sampai di sini rugi kaga eksis2, walaupun Udin dan Iki kurang berselera berada di sini :D. Mereka hanya sedikit mengambil foto dan ingin cepat2 pulang :D. Sementara Aku, Yadi, dan Rifki berasa rugi kalau  jauh2 datang kesini kaga banyak ambil foto, haha.. :D. Setelah kita puas akhirnya kita pulang melalui jalur Loksado dengan kecepatan penuh dan singgah sebentar di Rumah Rifki di desa Gambah Dalam (Kandangan). Kemudian kita pulang menuju Kota Barabai, padahal ada jalan pintas yg lebih cepat, tapi Udin ngajakin lewat jalan kota. Ternyata Udin mau nyari POM Bensin, tapi udah tutup karna waktu udah jam 5 sore, terpaksa dahh harus beli yg eceran per liter :D.


Foto-foto kami saat di Air Terjun Bagandah / Air Terjun Batu Giping :
















Tidak ada komentar:

Posting Komentar